Terminal Tirtonadi Solo Bukan Sembarang Terminal!

Terminal tirtonadi Solo bukan sembarang terminal, bagaimana mungkin? Ada yang sudah tahu? Alasannya, karena terminal tirtonadi tidak hanya melayani penumpang saja. Tirtonadi dibangun dengan berbagai macam gedung yang serbaguna yang dapat digunakan sebagai pusat pertunjukan seni atau tempat resepsi pernikahan, dan lain-lain. Terminal dengan tipe A ini, berdiri di tanah dengan luas 5 hektare. Dan luas bangunan sport center seluas 1.512 meter persegi yang mampu menampung penonton sekitar 300.

Sejarah Terminal Tirtonadi Solo

Terminal Tirtonadi memiliki arti tersendiri bagi warga Solo, yang mengisyaratkan bahwa kawasan tersebut merupakan kawasan yang indah dan permai. Karena dulu sebidang tana tersebut merupakan taman saat Istana Mangkunegara menjalakan kepemerintahan nya jadi terlihat cukup bersejarah yakan?!.

Taman tesebut terletak di sebalah selatan Sungai Kalipepe dan berada di bagian Utara Kota Solo yang awalnya tanah tersebut bekas milik swapraja. Taman yang begitu indah dan sejuk itu menginspirasi seorang komponis keroncong Gesang yang mengangkat nama Tirtonadi menjadi sebuah lagu yang merdu dan lagunya masih hingga sampai sekarang. Terminal Tirtonadi Solo sudah beroperasi sejak tahun 1975. Di sebelah timur Taman Tirtonadi ada pemukiman warga dan ada lapangan. Sebelum nya terminal ini merupakan terminal Bus Harjodaksino dengan kondisi tidak memungkinkan untuk dikembangkan dan akhirnya diganti menjadi terminal Tirtonadi.

Pemilihan lahan yang cukup strategis yang berada di pinggiran kota Solo sebelah utara dan berdekatan dengan jalan antar provinsi. Seiring perkembangan wilayah tersebut menjadi pusat transportasi terminal bus, keberadaan ruang publik menjadi tenggelam. Akhirnya nama Tirtonadi diabadikan menjadi nama terminal dengan Kelas A Tirtonadi agar nama tersebut tidak tenggelam. Keberadaan terminal tersebut mengakibatkan kondisi taman menjadi kumuh dan tidak karuan serta muncul bangunan liar disamping lahan tersebut. Berkembang nya terminal mempengaruhi perkembangan lingkungan. Berbagai macam aktivitaa usaha seperti penitipan kendaraan, penginapan, rumah makan dan lainnya.

Dengan luas hanya 3,5 hektar terminal ini menjadi penuh dan sesak dengan adanya sekitar 200 bus dari 2.931 izin trayek bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan kota antar provinsi keluar masuk terminal. Apalagi saat puncak hari raya, kondisi nya tidak karuan. Hal tersebut membuat terminal Tirtonadi tak seindah syair lagu Taman Tirtonadi. Kemudian di tahun 1986 terminal diperluas lagi menjadi 5 hektare, dan taman Tirtonadi menjadi salah satu dari beberapa lokasi yang diperluas. Taman yang waktu itu diperluas masih digunakan untuk terminal, akibat dari perluasan tersebut kolam rekreasi yang menjadi hulu sungai kalipepe terpaksa ditutup. Untuk mengatasi overload di terminal kemudian dilakukan penataan ulang.

Terminal Tirtonadi dibagi dalam 3 bagian, yaitu Terminal A dengan jalur pemberangkatan bus ke daerah Sragen dan Jawa Timur, jalur selatan dengan jurusan Wonogiri, pacitan serta arah utara yaitu Purwodadi dan Blora. Untuk terminal B merupakan tempat penurunan penumpang dari berbagai jurusan. Untuk Terminal C itu sendiri merupakan tempat pemberangkatan bus ke arah barat yaitu Jakarta, Sumatera, Semarang, Yogyakarta dan Purwokerto.

Terminal Tirtonadi Yang Sekarang

Menurut Budi Karya Sumadi selaku menteri perhubungan RI, menuturkan bahawa “Terminal Tirtonadi Solo menjadi contoh pertama penerapan konsep baru pengelolaan terminal di Indonesia, dengan nilai tambah yang mendukung sektor lainnya seperti: pariwisata, industri, sosial, seni budaya, ekonomi, dan sektor lainnya”, dilansir dari instagram @officialtirtonadi (25/01/22). Terminal tirtonadi tidak hanya melayani penumpang saja. Tirtonadi dibangun dengan berbagai macam gedung yang serbaguna yang dapat digunakan sebagai pusat pertunjukan seni atau tempat resepsi pernikahan, dan lain-lain.

Terminal dengan tipe A ini, berdiri di tanah dengan luas 5 hektare. Dan luas bangunan sport center seluas 1.512 meter persegi yang mampu menampung penonton sekitar 300. Sebelum menaiki BST atau transportasi lain di Kota Solo, kalian juga bisa nih mendownload aplikasi teman bus di play store maupun AppStore. Teman bus berfungsi untuk mempemudah setiap perjalanan kalian semua. Di PlayStore aplikasi teman bus sendiri sudah mendapat rating 4,4 dengan ulasan lebih dari 1 ribu. Dan telah lebih dari 100 ribu downloader dengan kapasitas memori sebesar 11 mb.

Dari banyaknya ulasan, banyak memberikan respon dan saran positif. Seperti ulasan dari @Damar Prasetya (26/01/2022) yang mengungkapkan pendapatnya setelah memakai aplikasi teman bus, bahwa “Secara keseluruhan app sudah bagus, sudah bisa membantu bus juga nyaman ketepatan waktu tiba, tapi alangkah baiknya jika rute baru khusus ibu kota solo untuk koridor k6 yang rute dari terminal Tirtonadi sampai solobaru bisa di perpanjang lagi sampai dengan terminal daleman dengan penambahan halte 5-6 yang mana akan melewati RS Panti Waluyo Solobaru. Terimakasih “

Untuk penggunaan applikasi teman bus itu sendiri cukup mudah loh sobat! Kalau kalian sudah download dan memiliki akun namun belum masuk, tinggal log in aja. Bagi yang belum memiliki akun bisa klik daftar. Cara pemakaian aplikasi teman bus juga cukup mudah.

Icha Trans

Terminal Tirtonadi Solo
Icha Trans Travel

Selain bus ada Icha Trans Travel yang selalu stand by di Terminal Tirtonadi Solo, jadi siap menjemput dan mengantar penumpang kapan saja dari solo dengan jurusan Boyolali-Salatiga-Temanggung-Kartosuro – Delanggu – Klaten – Jogja – Salaman – Kepil – Sapuran – Wonosobo – Banjarnegara – Purwokerto – Purbalingga. Icha Trans selalu standby setiap hari dari kisaran jam 09.00 pagi, jam 14.00 siang, dan jam 17.00 sore. Untuk pemesanan kursi icha trans bisa menghubungi whatsapp icha trans terlebih dahulu. Icha Trans akan mengantarkan kalian ke tempat tujuan dengan aman dan menyenangkan.

Check Also

Taman Menteng, Populer Dan Bersejarah

Taman menteng merupakan taman yang berada di kawasan menteng. Taman ini cukul bersejarah dan hingga kini menjadi wisata paling populer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.