Curug Dago Bandung, Peninggalan Raja Rama 5 Thailand
curug dago bandung

Curug Dago Bandung, Peninggalan Raja Rama 5 Thailand

Curug Dago Bandung, Peninggalan Raja Rama 5 Thailand – Siapa sangka ada peninggalan Negara Tetangga kita yaitu Thailand di Jawa Barat. Ya, sobat traveler yang ingin menyaksikan “Angkernya” Peninggalan Raja Rama dari Thailand mesti mengunjungi Objek Wisata Alam Curug Dago yang terletak di Desa Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat. Curug indah yang berada di kentinggian 800 m diatas permukaan laut ini memiliki ketinggian air sekitar 12 m. Tentu saja panorama alam yang disajikan di wisata memang indah dan sejuk. Keindahan air terjun ini terbentuk dari aliran sungai Cikapundung yang mengalir sepanjang area Maribaya hingga Kota Bandung.

Keberadaan Lokasinya cukup tersembunyi yang terletak didaerah Bukit Dago yang masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya (THR) Ir Djuanda, Bandung. Meskipun demikian, Curug Dago ternyata menyimpan jejak sejarah yaitu dengan adanya dua prasasti batu tulis peninggalan kerajaan Thailand yang pernah berkunjung ke tempat ini pada tahun 1818.  Kedua prasasti tersebut konon merupakan peninggalan Raja Rama V (Raja Chulalonkorn) dan Raja Rama VII (Pradjathipok Pharaminthara) dari dinasti Chakri.

Baca Juga :

Peninggalan Kerajaan Thailand

Seperti yang disebutkan diatas, Pada sekitar tahun 1896 Raja Rama V berkunjung ke Curug Dago yang diikuti kunjungan kedua di tahun 1901. Raja Rama V menulis paraf dan tahun Rattanakosin, Era 120 (Bangkok) di atas prasasti pada kunjungan kedua tersebut. Bukan cuma itu saja, di batu prasasti lain ada juga ukiran nama Raja Prajadipok atau Raja Rama VII yang berasal dari Kerajaan Thailand juga. Raja Rama VII berkunjung ke Curug Dago di tahun 1929.

Baca Juga  Nikmati Pesona Alam Pura Luhur Uluwatu Bali yang Menawan

Konon dahulu di Thailand ada tradisi khusus dimana Raja akan menuliskan nama atau hal penting lain di atas batu saat bersemedi. jadi mungkin itu menjelaskan keberadaan prasasti bertuliskan huruf Siam di Curug Dago sebagai tempat Raja Rama juga bersemedi. Awal mula jejak sejarah yang ada di Obyek Wisata Curug Dago Bandung dengan Kerajaan Thailand berawal saat seorang pengunjung menemukan dua batu bertulis huruf siam di dekat tebing tahun 1989. Peristiwa tersebut pernah menghebohkan kawasan Bandung pada saat itu.

Obyek Wisata Curug Dago Bandung

Selain menawarkan pemandangan air terjun, di sini kamu juga bisa melihat peninggalan bangunan prasejarah yang ada, seperti dua pondok warna merah yang keberadaannya sudah sampai ratusan tahun. Ketika sampai di Lokasi Wisata sobat traveler akan dapat menemukan dua pondok Peninggalan Kerajaan Thailand . Yang pertama memperlihatkan batu prasasti Raja Chulalongkorn atau Raja Rama V dari Kerajaan Thailand yang dibangun saat kunjungan kedua Raja Rama V tanggal 19 Juni 1896. Dan sobat traveler juga dapat menemukan pondok kedua, dan melihat batu prasasti Raja Prajadhipok atau Raja Rama VII yang berkunjung ke Curug Dago tanggal 12 Agustus 1929 guna melihat batu prasasti peninggalan Raja Rama V.

Selain itu, sobat juga dapat menikmati pemandangan dengan trekking di jalur menuju ke Air terjun curug Dago Bandung. walau agak terjal namun kondisinya lengkap dengan tangga beton dan pegangan terbuat dari semen yang kokoh.

Baca Juga : SUV Elektro luxe Bentley Pertama bersama VW Group

Akses Menuju Obyek Wisata Curug Dago Bandung

Untuk menuju Obyek Wisata Alam Air Terjun Curug Dago ada dua alternatif jalan yang bias ditempuh, yaitu melalui jalan seberang terminal Dago atau melalui Taman Budaya Ganesha Dago (Dago Tea House) di Jl, Ir. Djuanda.  Kedua jalan alternatif tersebut hanya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua atau dengan berjalan kaki.

Baca Juga  BERSANTAI di WISATA PANTAI POK TUNGGAL GUNUNGKIDUL

Dan kalau mengambil rute dari Terminal Dago masuk ke jalan setapak berukuran satu meter setelah menempuh sekitar setengah kilo meter dari jalan besar.  Kondisi jalan sudah dibeton cukup rapi sehingga terasa nyaman untuk dilalui.  bagi yang membawa kendaraan sendiri dapat di parkir di pelataran parkir Taman Budaya dan selanjutnya melewati jalan setapak dengan turunan anak tangga yang lumayan curam.

Icha Trans

Demikianlah artikel kali ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi sobat traveler semua. Dan Ada kabar gembira nih. Icha Trans Travel Purbalingga Solo memperluas jaringan dengan membuka rute baru ke Jakarta. Jadi bagi sobat traveler yang ingin bepergian ke Ibukota jangan lupa untuk menggunakan Jasa Icha Trans Travel Purbalingga Jakarta untuk Liburan dan Perjalanan Yang Aman Nyaman dan Menyenangkan.Cukup Hubungi Icha Trans Travel Purbalingga pada Link Whatsapp Berikut ini Link Whatsapp

pinit fg en rect red 28 - Icha Trans - Curug Dago Bandung, Peninggalan Raja Rama 5 Thailand

Check Also

image 1 - Icha Trans - Sejarah Dibalik Indahnya Pantai Sundak Gunungkidul Yogyakarta

Sejarah Dibalik Indahnya Pantai Sundak Gunungkidul Yogyakarta

Icha Trans – Sejarah Dibalik Indahnya Pantai Sundak Gunungkidul Yogyakarta – Obyek Wisata Pantai Sundak adalah salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *