OBYEK WISATA GUNUNG LAWU, SURGANYA DUNIA - Icha Trans

Ads

OBYEK WISATA GUNUNG LAWU, SURGANYA DUNIA

Icha Trans-Obyek Wisata Gunung Lawu. Hai sobat traveler, siapkah kalian untuk melakukan perjalanan yang lebih menantang ? Mendaki gunung bisa menjadi salah satu opsi bagi kalian yang suka berpetualang dan menaklukan tantangan. Selain itu, mendaki gunung ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan loh. Salah satunya ialah meningkatkan kapasitas kerja jantung dan paru-paru seperti,mengoptimalkan supali oksigen dan peredaran darah. Pada pembahasan kali ini, kita akan meluncur ke Gunung Lawu, kenapa? Bisa dibilang gunung ini cukup populer dikalangan masyarakat. Selain karena panoramanya yang indah, tempat ini juga memiliki obyek wisata dengan situs peninggalan sejarahnya.

Gunung lawu lokasinya berada di perbatasan 2 provinsi yaitu Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan di Jawa Timur. Gunung ini berketinggian 3.265 MDPL dan memiliki status gunung api “istirahat”, dikarenakan terakhir kali erupsi diperkirakan pada 28 November 1885. Gunung lawu telah resmi dibuka pada 24 Juni 2020 dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Disampaikan melalui twitter @mountnesia, bahwa gunung lawu membuka kembali jalur ceto dan cemoro kandang untuk seterusnya setelah melalui masa uji coba selama 3 hari. Selain sering terdapat aktivitas pendakian, Gunung Lawu juga memiliki berbagai macam obyek wisata. Cus tengok berikut ini,

1#Candi Cheto

Obyek wisata gunung lawu

Candi ini terletak di Cheto, Gumeng, Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57794. Berdasarkan sejarahnya candi ini ditemukan oleh sejarahwan Belanda bernama Van de Vlie di tahun 1842, dan penelitian juga dilakukan oleh A.J. Bennet Kempers, K.C. Crucq, W.F. Sutterheim, N.J. Krom dan Riboet Darmosoetopo yang berkebangsaan Indonesia. Kemudian di tahun 1928 situs peninggalan Candi Cetho kembali digali, dan diketahui candi ini dibangun pada masa akhir majapahit sekitar abad ke-15. Penamaan Candi “Cetho” merupakan nama yang diambil dari nama tempat tersebut. “Cetho” berasal dari bahasa jawa yang berarti jelas. Maksudnya dari Candi Cheto kalian bisa melihat dengan jelas keindahan Gunung Lawu.

Baca Juga  Selain Virus B117, Ini Deretan Varian Baru Covid-19

Candi Cetho memiliki arsitektur berupa punden berundak dengan material batu andesit. Relief yang cukup sederhana berbeda dengan Candi Hindu lainnya yang begitu kompleks.

Arsitekturnya mirip dengan candi Suku Maya di Meksiko dan Suku Inca di Peru. Patung yang terdapat di candi ini pun bila dilihat tidak mirip dengan orang Jawa melainkan mirip dengan orang Sumeria atau Romawi.

Candi ini pada mulanya memiliki 14 buah teras berundak yang berada disepanjang barat ke timur candi. Namun, hanya tersisa 13 teras setelah penemuan kembalinya. Dan sayangnya lagi, setelah pemugaran, hanya tersisa 9 teras yang kini dapat dilihat oleh para pengunjung Candi.

Keunikan candi membuatnya terlihat seperti sebuah pedesaan, dan terlihat seperti rumah joglo serta pendopo. Saat kalian berkunjung diwaktu sore hari menjelang tempat itu tutup, coba berdirilah diantara gapura yang menjulang tinggi. Matahari akan terlihat berada dibawah, sebuah spot foto yang indah untuk mendapatkan siluet.

2#Kebun Teh Kemuning

obyek wisata gunung lawu

Berada di Jl. Kemuning, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah 57793. Kebun teh ini merupakan peninggalan kolonial Belanda milik perusahaan NV. Culture Mascave Kemuning. Dengan luas mencapai 1.051 ha, berada di ketinggian 1.000 MDPL. Dan pengelolaannya dilakukan oleh Firma Watering and labour di Bandung. Pada masa kemerdekaan, perkebunan dikelola oleh Mangkunegaran yang diketuai oleh Ir. Sarsito. Kepemilikan terus saja berganti, dan pada akhirnya resmi menjadi milik PT. Sumber Abadi Tirta pad 1 Mei 2014.  

Waktu yang cocok untuk menikmati kesegaran alam adalah pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00, dan kalian disana akan melihat petani yang sedang memetik daun teh. Viewnya bagus, kalian bisa berfoto-foto ria disana.

3#Air Terjun Grojogan Sewu

obyek wisata gunung lawu

Berada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Lebih tepatnya air terjun Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu. Dan berada di sebelah timur Kota Karanganyar yang berjarak sekitar 27 km. Untuk menuju Air Terjun terdapat 2 pintu masuk yaitu,

Baca Juga  Simak, Ini Cara Menekan Risiko Stunting pada Anak

Pintu masuk pertama, merupakan pintu masuk paling dikenal oleh seluruh masyarakat. Lokasinya berada dekat dengan terminal tawangmangu, tentunya membuat wisatawan lebih memilih pintu masuk tersebut. Pemandangan yang ramai karena terdapat banyak kuda berjajar didepan pintu masuk, kalian akan melewati kurang lebih 1200 anak tangga. Wow siapkan energi ekstra ya gaes.

Pintu masuk kedua, Pintu masuk yang kedua cukup bersahabat dengan jalurnya yang cukup landai. Memang menanjak dan disertai bebatuan. Akantetapi, lebih bersahabat apalagi untuk para lansia yang masih bersemangat untuk menikmati keindahan air terjun ini.

Harga tiket cukup terjangkau, untuk wisatawan lokal akan dikenai biaya kurang lebih Rp. 17.000/org, dan untuk wisatawan asing sebesar Rp. 160.000/org.

Saat berjalan masuk kalian akan menikmati hijaunya alam karna banyak pepohonan yang segar dan rindang. Selain membuat rileks pada tubuh, kalian akan mendapatkan asupan oksigen tambahan dari alam. Kera-kera banyak berkeliaran disana, kalian bisa berfoto dengan mereka saat sedang asyik duduk santai. Eits, tapi tetap hati-hati ya gaes jangan sampai ketahuan bawa makanan atau nanti bakal direbut paksa.

Sampai disana rasa lelah kalian akan terbayarkan oleh keindahan Grojogan Sewu. Kalo lapar juga jangan khawatir, warung-warung banyak ditemui disana, mereka menjual makanan khas seperti sate kelinci. Disana juga terdapat wahana seperti, flying fox, mini rafting dan kolam renang.

4#Srambang Park

obyek wisata gunung lawu

Srambang Park berada di kawasan Hutan Jogorogo, tepatnya di Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Srambang Park terkenal dengan legenda Jaka Tarub, sebagai tempat bertemu dan berpisahnya Jaka Tarub dengan Dewi Nawang Wulan. Srambang berarti menengok, merupakan pesan dari Jaka Tarub kepada Dewi Nawang Wulan untuk selalu menengok anaknya.

Baca Juga  UMBUL SIDOMUKTI KEINDAHAN YANG TERBERKATI

Konon ceritanya siapa yang membasuh muka dengan air tersebut maka akan terlihat awet muda.

Awalnya hanya ada air terjunnya, sekarang telah banyak berkembang. Dengan berbagai macam obyek yang bisa dinikmati disana, ada kolam renang kaki gunung, taman bunga, dan spot foto lainnya.

5# Air Terjun Jumog

surga dunia

Berlokasi di Dukuh Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah.

Harga tiketnya terbilang murah karena untuk per-oranganya warga lokal dikenakan Rp. 10.000 dan untuk WNA sebesar Rp. 15.000. Air Terjun Jumog memiliki 116 anak tangga.

Air terjun dengan ketinggian 30 meter berlatar belakang bukit yang begitu hijau. Berdampingan dengan pepohonan rindang serta tumbuhan paku yang tumbuh di sekitarnya, membuat udara terasa sangat segar. Suara percikan air berpadu dengan kicauan burung, seperti menghipnotis seluruh hati dan pikiran. Dan membawa kalian pada titik ketenangan, untuk sejenak beranjak dari rasa penat dan stres. Untuk mengisi kekosongan perut, disana ada sate kelinci. Kalian bisa menyatapnya di tepi sungai air Terjun Jumog.

Semua obyek wisatanya begitu menggiurkan, setiap obyek memiliki keunikannya masing-masing. Jadi, kalian wajib banget mengunjungi obyek wisata Gunung Lawu, pasti nggak nyesel deh. Selain kalian mendapatkan foto-foto yang bagus kalian juga dapat pengalaman yang cukup menyenangkan.

Sobat traveler tidak usah bingung jika ingin menghabiskan waktu liburan ke obyek wisata gunung lawu. Icha Trans Travel Purbalingga Solo siap mengantarkan sobat traveler pada perjalanan yang aman, nyaman dan menyenangkan.

 

 

pinit fg en rect red 28 - Icha Trans - OBYEK WISATA GUNUNG LAWU, SURGANYA DUNIA

Related Posts

​​

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comments (1)